Menanam Harapan di Puncak Joglo: Santri Al-Fatah Wujudkan Dakwah Cinta Alam dan Kemanusiaan
AgrotechIndonesia.com, Wonogiri - Ratusan
santri Pesantren Al-Fatah Wonogiri menunjukkan aksi nyata kepedulian lingkungan
dan solidaritas kemanusiaan melalui kegiatan Camp Santri 2025,
yang digelar selama tiga hari, 25–27 Oktober 2025, di kawasan Puncak Joglo,
Wonogiri. Dengan semangat hijau dan kebersamaan, para santri
menebar pesan cinta alam, kebersihan, dan kepedulian terhadap sesama.
Menanam Harapan di Puncak Joglo: Santri Al-Fatah Wujudkan Dakwah Cinta Alam dan Kemanusiaan
Kegiatan dibuka Sabtu pagi (25/10) di kompleks
Pesantren Al-Fatah Wonogiri Putra oleh Waliyul Imam Wilayah Jawa Tengah Selatan, KH. Makmun
Syamsuddin, dan dihadiri tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR)
Wilayah Jatengsel. Usai pembukaan, para santri segera memulai
pendakian menuju puncak dengan ketinggian sekitar 680 meter di atas permukaan laut,
membawa semangat kebersamaan yang membumi.
![]() |
| Menanam Harapan di Puncak Joglo: Santri Al-Fatah Wujudkan Dakwah Cinta Alam dan Kemanusiaan |
Puncak kegiatan digelar pada Ahad (26/10)
dengan agenda utama Bela Santri Palestina (BSP). Di
bawah langit Puncak Joglo yang sejuk, para santri menyampaikan orasi dalam dua
bahasa, Arab dan Inggris, menyerukan dukungan terhadap
perjuangan rakyat Palestina dan mengajak dunia untuk tidak berpaling dari
nilai-nilai kemanusiaan. Suasana haru dan bangga berpadu dalam unjuk seni serta
refleksi spiritual para santri.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan aksi penanaman
pohon di sekitar kawasan Puncak Joglo. Setiap pohon yang
ditanam menjadi simbol harapan baru—bahwa santri bukan hanya penjaga
nilai-nilai agama, tetapi juga penjaga bumi.
Menurut penanggung jawab kegiatan, Ust. Imam Hanafi
Triputra, Lc., Camp Santri 2025 tidak sekadar kegiatan
perkemahan, tetapi media pembelajaran karakter dan kepedulian sosial.
“Kami ingin santri belajar langsung dari alam:
tentang kebersihan, ketulusan, dan tanggung jawab. Dari sinilah lahir generasi
yang peduli bumi dan umat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pesantren Al-Fatah Wonogiri
menegaskan komitmennya membentuk santri yang berakhlak, disiplin, cinta alam,
dan peduli sesama, sekaligus menjadi bagian dari gerakan hijau
yang menjaga bumi sambil menebar solidaritas untuk Palestina.
