Ratusan Pohon Ditanam di Sumber Mata Air Tamansari, Wujud Nyata Peduli Lingkungan
![]() |
| Ratusan Pohon Ditanam di Sumber Mata Air Tamansari, Wujud Nyata Peduli Lingkungan |
Kegiatan yang digagas oleh Komunitas
Hijau Lestari ini menanam berbagai jenis pohon artisan seperti pule, sirsat,
tabebuya, palem, kluwih, pucuk merah, dan petai. Penanaman dilakukan di sekitar
area mata air yang menjadi sumber kehidupan warga Desa Munggung dan sekitarnya.
![]() |
| Ratusan Pohon Ditanam di Sumber Mata Air Tamansari, Wujud Nyata Peduli Lingkungan |
Ketua Komunitas Hijau Lestari, Endang, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merawat sekaligus melestarikan sumber mata air agar tetap terjaga debit dan kualitasnya.
“Kami ingin memastikan bahwa sumber
mata air Tamansari tetap lestari. Penanaman pohon ini bukan sekadar simbol,
tetapi langkah nyata menjaga keseimbangan alam untuk generasi mendatang,”
ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo, Rosmiati, mengapresiasi sinergi berbagai
pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Ini contoh kolaborasi yang baik
antara masyarakat, komunitas, dan aparat. Menjaga sumber air berarti menjaga
kehidupan. DLH terus mendorong gerakan penghijauan di wilayah-wilayah resapan
air seperti ini,” tutur Rosmiati.
![]() |
| Ratusan Pohon Ditanam di Sumber Mata Air Tamansari, Wujud Nyata Peduli Lingkungan |
Sebagai bentuk keakraban dan rasa
syukur, kegiatan diakhiri dengan ngopi bareng di mana para relawan, aparat, dan
warga saling berbagi cerita dan harapan tentang pentingnya menjaga alam.
Suasana hangat kebersamaan itu menjadi penutup manis dari gerakan hijau yang
penuh makna.
Gerakan ini diharapkan menjadi
inspirasi bagi desa-desa lain di Ponorogo untuk ikut melakukan aksi serupa.
Semangat gotong royong dan cinta lingkungan yang ditunjukkan para relawan menjadi
bukti bahwa pelestarian alam dapat dimulai dari langkah kecil namun berdampak
besar. (tar-)


