Program Kemitraan Masjid Berbasis Tabulampot, Inovasi Pemberdayaan Umat Berbasis Ketahanan Pangan
Wonogiri,
agrotechindonesia.com - Upaya memperkuat program ketahanan pangan
sekaligus mendorong kemandirian ekonomi umat terus digelorakan melalui inovasi
berbasis masjid. Salah satu terobosan tersebut hadir melalui Program
Kemitraan Masjid Berbasis Tabulampot yang digagas oleh kebun
bibit griya amanah, dikenal sebagai pusat
bibit unggul wonogiri dan mitra pertanian produktif
dalam pengembangan bibit tanaman unggul wonogiri.
Program Kemitraan Masjid Berbasis Tabulampot, Inovasi Pemberdayaan Umat Berbasis Ketahanan Pangan
Sebagai kebun bibit amanah dan pusat bibit unggul jawa tengah, lembaga ini tidak hanya fokus pada jual bibit buah unggul, tetapi juga menyediakan bibit tanaman berkualitas yang mendukung solusi ketahanan pangan berbasis masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari kebun bibit berbasis edukasi yang mengintegrasikan edukasi pertanian modern dan praktik langsung di lingkungan masjid.
Dalam pelaksanaannya, setiap masjid akan mendapatkan 10 (Sepuluh) bibit buah tabulampot yang terdiri dari beragam jenis bibit tanaman produktif, seperti bibit durian unggul, bibit alpukat super, bibit mangga unggul, hingga komoditas bernilai ekonomi seperti bibit kopi unggul dan bibit kakao berkualitas. Seluruh bibit berkualitas tinggi tersebut berasal dari supplier bibit tanaman wonogiri yang telah dikenal sebagai bibit unggul terpercaya.
Program ini menempatkan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi umat. Dengan konsep sederhana namun berdampak, kegiatan ini mendorong jamaah untuk terlibat langsung dalam pengelolaan tanaman, mulai dari perawatan hingga pemasaran hasil. Selain itu, pendekatan ini juga selaras dengan konsep urban farming sekolah yang dapat direplikasi sebagai media pembelajaran di lingkungan pendidikan.
Menariknya, program ini dirancang dengan skema berkelanjutan. Modal awal sebesar Rp75.000 per bibit akan dikembalikan setelah penjualan, sementara keuntungan menjadi hak pengelola. Skema ini menjadikan program sebagai program kemitraan bibit tabulampot masjid yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga produktif secara ekonomi.
Dari sisi manfaat, program ini menghadirkan berbagai
dampak positif. Selain memperkuat bibit tanaman wonogiri
sebagai komoditas unggulan daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi
pertanian modern bagi masyarakat. Lingkungan masjid menjadi lebih
hijau dan produktif, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong
antarjamaah.
Pemilik Kebun Bibit Griya Amanah,
Tarmin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kontribusi dalam
menciptakan solusi ketahanan pangan berbasis
komunitas.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya siap menjadi supplier
bibit tanaman untuk sekolah dan pesantren, sekaligus memberikan
pendampingan terkait harga bibit kopi dan kakao unggul wonogiri
serta teknik budidaya yang tepat.
Dengan sinergi antara pengelola masjid dan kebun
bibit griya amanah, program ini diharapkan mampu menjadi model
pemberdayaan yang berkelanjutan. Ke depan, program ini akan terus dikembangkan
agar semakin banyak masjid yang terlibat, sehingga mampu memperkuat peran
masjid sebagai pusat peradaban yang mandiri, produktif, dan berdampak luas bagi
masyarakat. (Red)
Untuk informasi hubungi : Kebun bibit Griya Amanah
https://maps.app.goo.gl/Lp9ctU6XpcABmZHKA
No Wa : 085293174612