BREAKING NEWS

DIARY ESSAMO SD Negeri 1 Mojopuro Antarkan Korwilcambidik Jatiroto Raih Juara 3 WIA 2025

DIARY ESSAMO SD Negeri 1 Mojopuro Antarkan Korwilcambidik Jatiroto Raih Juara 3 WIA 2025
Wonogiri – Inovasi DIARY ESSAMO (Digital Library SD Negeri 1 Mojopuro) berhasil mengantarkan Korwilcambidik Jatiroto meraih Juara 3 Kategori Korwilcambidik dalam ajang Wonogiri Innovation Awards (WIA) Tahun 2025. Inovasi pelayanan publik di bidang pendidikan ini dinilai mampu menjawab tantangan rendahnya minat baca peserta didik, keterbatasan akses sumber belajar, serta tingginya biaya pengelolaan perpustakaan konvensional di tengah pesatnya transformasi digital.

DIARY ESSAMO dikembangkan sebagai solusi strategis untuk memperluas akses literasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Sebelum inovasi ini diterapkan, layanan perpustakaan di SD Negeri 1 Mojopuro masih bersifat manual dengan koleksi buku terbatas, jam layanan sempit, serta tingkat pemanfaatan yang rendah. Rata-rata kunjungan siswa ke perpustakaan hanya mencapai sekitar 65 persen per bulan, yang berdampak pada rendahnya budaya literasi dan terbatasnya referensi belajar bagi siswa maupun guru.

Melalui DIARY ESSAMO, SD Negeri 1 Mojopuro menghadirkan perpustakaan digital berbasis website yang menyediakan koleksi e-book pembelajaran dan bacaan literasi secara gratis, legal, dan mudah diakses. Layanan ini dapat dimanfaatkan kapan saja dan di mana saja melalui perangkat digital, sehingga mendukung pembelajaran mandiri, kolaboratif, dan berbasis teknologi. Kehadiran DIARY ESSAMO juga mengubah peran perpustakaan dari sekadar ruang penyimpanan buku menjadi pusat sumber belajar digital yang adaptif dan inklusif.

DIARY ESSAMO SD Negeri 1 Mojopuro Antarkan Korwilcambidik Jatiroto Raih Juara 3 WIA 2025
Keunggulan DIARY ESSAMO terletak pada efisiensi, kemudahan akses, dan keberlanjutan. Sekolah mampu menekan biaya operasional perpustakaan fisik, memperkaya koleksi tanpa keterbatasan ruang, serta meningkatkan kualitas layanan literasi tanpa memerlukan tambahan anggaran yang besar. Sebagai bentuk kebaruan, sejak tahun 2024 DIARY ESSAMO telah terintegrasi dengan perpustakaan digital unit kerja lain dan dikembangkan dalam bentuk aplikasi Android berbasis barcode, sehingga semakin memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kenyamanan pengguna.

Dampak inovasi ini tercatat signifikan dan terukur. Minat baca siswa meningkat sebesar 20 persen, dengan tingkat pemanfaatan perpustakaan digital mencapai rata-rata 85 persen per bulan. Kemampuan literasi siswa juga mengalami peningkatan, dari 85 persen pada tahun 2023 menjadi 92,86 persen pada tahun 2024. Peningkatan kualitas pembelajaran tercermin dari naiknya capaian Rapor Pendidikan SD Negeri 1 Mojopuro, dari 67,08 menjadi 77,15. Inovasi ini turut berkontribusi terhadap peningkatan indikator kinerja daerah Kabupaten Wonogiri, seperti Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Pelayanan Publik, dan Indeks Kepuasan Masyarakat.

Kepala SD Negeri 1 Mojopuro, Dwi Hartanto, S.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Wonogiri Innovation Awards 2025 memberikan kesan yang sangat positif dan inspiratif. Menurutnya, WIA tidak hanya menjadi ajang apresiasi inovasi daerah, tetapi juga ruang pembelajaran, berbagi praktik baik, serta sarana memotivasi sekolah dan perangkat daerah untuk terus berinovasi. Proses pelaksanaan WIA yang terstruktur, transparan, dan berbasis dampak nyata dinilai mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga solutif dan berkelanjutan.

Ia berharap WIA dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan yang semakin kuat dari pemerintah daerah. WIA diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan, pendampingan, serta replikasi inovasi unggulan agar dapat diterapkan lebih luas di berbagai sektor. Selain itu, ia juga berharap adanya apresiasi dan penghargaan langsung bagi para inisiator atau inovator, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen, kreativitas, dan konsistensi dalam menghadirkan inovasi yang berdampak nyata dan berkelanjutan.

Dengan desain inovasi yang sederhana, biaya rendah, berdampak tinggi, serta mudah direplikasi, DIARY ESSAMO SD Negeri 1 Mojopuro dinilai layak menjadi model inovasi pelayanan pendidikan digital yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain, baik di Kabupaten Wonogiri maupun di daerah lainnya. (red)

 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar